Awalnya manusia itu tidak tahu. Hanya karena disuruh membaca saja dengan perintah iqro' manusia disuruh untuk terlepas dari ketidaktahuan. Demikian pentingnya untuk terlepas dari ketidaktahuan karena hanya membawa kesesuatu yang tidak baik kecuali tentunya ketika ketidaktahuan menjadi berkah.
tidak tahu tujuan jadinya sia-sia hidupnya
tidak tahu cara jadinya sia-sia amalnya
Ketidaktahuan juga menimbulkan ketakutan. Bukankah ketika masih kecil sering kali kita minta diantar untuk sekedar ke kamar mandi ketika gelap tiba. Dulu, biasanya kamar mandi dan wc dibangun terpisah dari rumah utama. Padahal ketika sampai di kamar mandi pun tidak ada apa-apa. Atau ketika ketakutan dengan kolong tempat tidur. Yang paling sering adalah ketakutan dengan gelap. Kita tidak tahu apa yang ada di dalam kegelapan itu yang memberi kita was-was, takut bahkan sampai fobia. Namun ketika ada cahaya dan tempat gelap tadi jadi terang benderang tidak ada ketakutan karena kita mengenal apa yang sebelumnya gelap. Kecuali kita dihadapkan sesuatu yang ternyata asing, ketakutan itu muncul kembali.
Selain itu tentunya salah satu sebab kesusahan adalah ketidaktahuan. Ketika kita sedang menghadapi sebuah ujian, akan terasa ringan bila kita mempunyai bekal pengetahuan yang memadai dan akan sebaliknya bisa pusing tujuh keliling atau bahkan stres bila kita tidak tahu sedikit pun tentang ujian itu. Salah satu kisah adalah ketika terjadi pembunuhan pertama di muka bumi ini. Qobil yang membunuh Habil tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Kemudian Qobil tahu betapa celakanya dia ketika harus ditunjukkan apa yang harus dilakukan melalui seekor burung gagak.
Oleh karena itu kukira wahyu pertama yang turun pada Muhammad saw. yaitu iqro', untuk melepaskan diri dari ketidaktahuan yang menunjukkan jalan ke ketakutan, kesusahan, dan hal-hal yang celaka. InsyaAlloh dengan pengetahuan yang membawa cahaya dalam kegelapan akan membuat hidup jadi lebih ringan dan mudah.
Semoga bermanfaat :)

0 comments:
Posting Komentar