Tampilkan postingan dengan label scrap-note. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label scrap-note. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Januari 2012

Orang Asing

Jangan bangun rumahmu di tanah orang lain
Bekerjalah demi cita-cita dirimu yang hakiki di dunia ini
Jangan sampai kau terjerat oleh bujukan orang asing
Siapa orang asing itu kecuali nafsumu yang berlebihan pada dunia?
Dia lah sumber bencana dan kepiluan hidupmu
Selama hanya tubuh yang kau rawat dan kau manjakan
Jiwamu tidak akan subur, juga tidak akan teguh

*Jalaluddin Rumi

Sabtu, 10 Desember 2011

Sebuah Catatan di Sebuah Buku (3)

Jangan Menuruti Emosi

Jika kita mudah emosi dan terhina maka kita akan terkena jebakan lawan. Tetapi bila kita terlalu sabar, kita akan diremehkan dan dianggap mudah ditindas / dibuat mainan saja.

Maka sewaktu kita marah, jangan melakukan apa-apa. Tetapi bila menganggap itulah kelemahan kita, kita harus sesekali menunjukan kemarahan kita. Bila musuh sengaja membuat kita marah, jangan perdulikan dan anggap saja ada orang gila di sekitar kita.
Tetapi bila kita dianggap tak marah dan lawan berusaha memaksakan kehendaknya dan menekan, marahlah dengan hebat, tetapi usahakan akal sehat tetap digunakan, buatlah lawan salah menduga agar apa yang ia pikirkan tak sesuai apa yang kita pikirkan.
Jadi bila ia yakin dia akan menang, tetapi sebenarnya ia akan kalah. Bila ia yakin dia akan kalah sebenarnya ia benar-benar sudah kalah. Berilah ia harapan kalau ia bisa menang. Bila yakin ia berhasil menjebak, buatlah jebakan itu mengenai dirinya sendiri. Bila ia yakin jebakannya tak akan berhasil, buatkanlah ia merasa yakin bila jebakannya akan berhasil. Itulah kekejaman dan tak kenal kasihan dalam perang, maka jangan digunakan kepada orang yang ingin berdampingan selama hidupmu dan jangan sering menantang orang lain  karena hal ini dapat digunakan oleh siapa saja. Gunakan sajalah untuk pelindungmu sendiri. Kalau tidak, akan terjadi senjata makan tuan.

Marahlah pada waktu kamu seharusnya marah dan jangan marah bila kamu tak seharusnya marah. Jangan terbalik kalau terbalik kamu dianggap orang yang tak dewasa .

Maka dari itu jangan mulai perang dan jangan menantang perang. Kalau perang terjadi, orang yang paling baik pun akan terlihat sangat sadis dan jahat serta tak punya perasaan.

*Sumber : 16 Strategies of Zhuge Liang

Kamis, 01 Desember 2011

Sebuah Catatan di Sebuah Buku (2)

Carilah yang berguna dan pekerjakan yang berbakat.

Ada tiga hal penting dalam membangun / memakmurkan negara / bisnis.
Yang pertama adalah modal. Dengan modal yang cukup, kita akan dapat bertahan hidup dalam segala kondisi dan asal tak terlalu menginginkan yang berlebihan saja sudah cukup untuk bertahan dan tanpa skillpun bisa saja, tetapi tetap saja diposisinya.
Yang kedua armada. Armada yang cukup membuat kita akan dapat memberi pelayanan dan kemudahan bagi para pelanggan dan pembeli yang akan memberi keuntungan bagi kita.
Yang ketiga skill / keahlian / kompetensi. Dengan skill, kita akan memudahkan memenangkan persaingan yang terjadi di bisnis.
Yang mempunyai modal tanpa armada dan skill, tetapi tak ada kekacauan ia akan bertahan tak besar dan tak kecil.
Yang mempunyai modal tanpa armada dan skill, tetapi ditempatnya terjadi kekacauan ia akan hancur dari dalam.
Yang mempunyai modal tanpa armada, tetapi mempunyai skill yang cukup, ia akan berkembang sangat lama.
Yang mempunyai modal tanpa armada, tetapi mempunyai skill yang tinggi, ia akan berkembang secara berkala.
Yang mempunyai modal dengan armada yang cukup tetapi mempunyai skill, ia akan tumbuh dengan cepat.
Yang mempunyai skill tanpa modal dan armada, ia akan berkerja dengan orang lain.
Yang mempunyai skill tanpa modal dan armadanya sangat minim, ia akan lambat dan sangat lama berkembang.
Yang mempunyai modal dan armada yang cukup, tetapi tak mempunyai skill ia akan memperkerjakan orang yang punya skill. Tetapi ia harus bijak dan percaya serta mengawasi.
Yang mempunyai modal tetapi congkak / egois / arogan ia akan mempunyai orang-orang yang egois / sombong dan sok kuasa.
Yang mempunyai modal, tetapi tak mempersiapkan generasi penerus dan selalu melihat semua perubahan biasa dan tak mau berubah serta membiarkan intrik yang terjadi dan memanjakan generasi penerusnya, ia akan menuju kehancuran yang perlahan-lahan.
Yang mempunyai skill, tetapi sombong dan merasa ia paling pintar, ia tak akan berguna / mendapat apa-apa.
Yang mempunyai skill, tetapi ia hanya pintar berbicara dan berteori saja dan prakteknya saja tak bisa, ia akan mengulangi kesalahan berulang-ulang, tanpa merasa bersalah dan tak menerima kenyataan yang ia akan gila.
Yang mempunyai skill, tetapi ia tak mempunyai daya tahan, ia akan mudah putus-asa.
Jadi modal membuat armada, armada membutuhkan skill. Ada orang yang mempunyai modal ia akan berkerja dengan stabil.
Ada yang hanya mempunyai skill, ia akan berkerja dengan kekuatan diri sendiri / mental dan tenaga.
Dengan prinsip : "tak goyang dengan apapun dan tak tertarik apapun", ia akan mengambil keputusan dan menjalankan apa yang diputuskan serta menanggung apa yang menjadi akibatnya.

Sumber : 16 Strategies of Zhuge Liang

Sebuah Catatan di Sebuah Buku

Didiklah rakyat untuk memenangkannya.

Jika rakyatnya tahu tujuan penguasanya, maka rakyatnya mau membantu penguasannya.
Jika rakyatnya tahu dan memahami, tetapi tak mau menjalankannya, penguasa harus membuat perangkat hukum yang jelas.
Jika dengan perangkat hukum yang disediakan tak membuat rakyatnya mematuhinya, hukuman dijalankan sebagai contoh dengan menghukum satu orang untuk contoh bagi orang lain. Tetapi bila semakin banyak orang yang melanggar, maka para perangkat hukumnya harus diganti, bila perangkat hukum diganti semakin banyak orang melanggar, maka tujuan dan rencana harus diganti.
Jadi tujuan dan rencana akan berhasil bila bisa diterima rakyatnya, bukan menuruti semua kemauan rakyatnya, itu sama saja dengan memanjakan / menuruti kemauan anak manja yang tak akan puas dan selalu meminta yang aneh-aneh.
Bila ini terjadi orang yang baik akan dianggap jahat, orang yang jahat dianggap baik, yang benar disalahkan, yang salah dibenarkan. Dan kekacauan akan terjadi dan bila tak menyadarinya maka apa yang terjadi merupakan kesalahan para penguasa. Tanpa harus diserang negara / wilayah seperti itu akan dipenuhi ketidak adilan dan rakyatnya tak mempercayai penguasanya.

Sumber : 16 Strategies of Zhuge Liang

Jumat, 04 November 2011

Syair Tanpo Wathon

Ternyata begini syair yang sering kudengar dari masjid-masjid menjelang waktunya sholat. Sebuah syair yang dikarang oleh almarhum Gus Dur. Silahkan dinikmati.

Astaghfirullah robbal barooya…
Astaghfirulloh minal khootooya…
Robbi zidni ‘ilmannaafii’a…
Wawaffikni ‘amalansoliha…

Yarosullalloh salammun’alaik…
Yaarofi’asaaniwaddaaroji…
‘atfatayaji rotall ‘aalami…
Yauhailaljuu diwaalkaromi…

Ngawiti ingsun nglaras syi’iran …
aku
memulai menembangkan syair
Kelawan muji maring Pengeran …
dengan
memuji kepada Tuhan
Kang paring rohmat lan kenikmatan …
yang
memberi rohmat dan kenikmatan
Rino wengine tanpo pitungan 2X …
siang
dan malamnya tanpa terhitung

 Duh bolo konco priyo wanito …
wahai
para teman pria dan wanita
Ojo mung ngaji syareat bloko …
jangan
hanya belajar syariat saja
Gur pinter ndongeng nulis lan moco …
hanya
pandai bicara, menulis dan membaca
Tembe mburine bakal sengsoro 2X …
esok
hari bakal sengsara

Akeh kang apal Qur’an Haditse …
banyak
yang hapal Quran dan Haditsnya
Seneng ngafirke marang liyane …
senang
mengkafirkan kepada orang lain
Kafire dewe dak digatekke …
kafirnya
sendiri tak dihiraukan
Yen isih kotor ati akale 2X …
jika
masih kotor hati dan akalnya

Gampang kabujuk nafsu angkoro …
gampang
terbujuk nafsu angkara
Ing pepaese gebyare ndunyo …
dalam
hiasan gemerlapnya dunia
Iri lan meri sugihe tonggo …
iri
dan dengki kekayaan tetangga
Mulo atine peteng lan nisto 2X …
maka
hatinya gelap dan nista

Ayo sedulur jo nglaleake …
ayo
saudara jangan melupakan
Wajibe ngaji sak pranatane …
wajibnya
mengkaji lengkap dengan aturannya
Nggo ngandelake iman tauhide …
untuk
mempertebal iman tauhidnya
Baguse sangu mulyo matine 2X …
bagusnya
bekal mulia matinya

Kang aran sholeh bagus atine …
Yang
disebut sholeh adalah bagus hatinya
Kerono mapan seri ngelmune …
karena
mapan lengkap ilmunya
Laku thoriqot lan ma’rifate …
menjalankan
tarekat dan marifatnya
Ugo haqiqot manjing rasane 2 X …
juga
hakikat meresap rasanya

 Al Qur’an qodim wahyu minulyo …
Al
Quran qodim wahyu mulia
Tanpo tinulis biso diwoco …
tanpa
ditulis bisa dibaca
Iku wejangan guru waskito …
itulah
petuah guru mumpuni
Den tancepake ing jero dodo 2X …
ditancapkan
di dalam dada

 Kumantil ati lan pikiran …
menempel
di hati dan pikiran
Mrasuk ing badan kabeh jeroan …
merasuk
dalam badan dan seluruh hati
Mu’jizat Rosul dadi pedoman …
mukjizat
Rosul(Al-Quran) jadi pedoman
Minongko dalan manjinge iman 2 X …
sebagai
sarana jalan masuknya iman

 Kelawan Alloh Kang Moho Suci …
Kepada
Alloh Yang Maha Suci
Kudu rangkulan rino lan wengi ….
harus
mendekatkan diri siang dan malam
Ditirakati diriyadohi …
diusahakan
dengan sungguh-sungguh secara ihlas
Dzikir lan suluk jo nganti lali 2X …
dzikir dan suluk jangan sampai lupa

 Uripe ayem rumongso aman …
hidupnya
tentram merasa aman
Dununge roso tondo yen iman …
mantabnya
rasa tandanya beriman
Sabar narimo najan pas-pasan …
sabar
menerima meski hidupnya pas-pasan
Kabeh tinakdir saking Pengeran 2X …
semua
itu adalah takdir dari Tuhan

Kelawan konco dulur lan tonggo …
terhadap
teman, saudara dan tetangga
Kang podho rukun ojo dursilo …
yang
rukunlah jangan bertengkar
Iku sunahe Rosul kang mulyo …
itu
sunnahnya Rosul yang mulia
Nabi Muhammad panutan kito 2x …
Nabi
Muhammad tauladan kita

 Ayo nglakoni sakabehane …
ayo
jalani semuanya
Alloh kang bakal ngangkat drajate …
Allah
yang akan mengangkat derajatnya
Senajan asor toto dhohire …
Walaupun
rendah tampilan dhohirnya
Ananging mulyo maqom drajate 2X …
namun
mulia maqam derajatnya di sisi Allah

Lamun palastro ing pungkasane …
ketika
ajal telah datang di akhir hayatnya
Ora kesasar roh lan sukmane …
tidak
tersesat roh dan sukmanya
Den gadang Alloh swargo manggone …
dirindukan
Allah surga tempatnya
Utuh mayite ugo ulese 2X …
utuh
jasadnya juga kain kafannya

Rabu, 14 September 2011

Orang-Orang Besar

Mengikuti tulisan orang-orang besar,
Dengan sedikit harap kecipratan semangatnya,
Ceceran cahaya di jejak-jejak langkahnya,

Orang-orang besar, bukan karena ukurannya yang berbadan besar, bukan pula karena jabatan atau statusnya yang tinggi. Bukan pula karena kekayaannya yang tujuh turunan. Tetapi lebih karena sikap perbuatannya memberi dampak atau akibat yang luas. Karya dan sikapnya mengubah orang lain yang bisa jadi jauh di belahan bumi lainnya. Walaupun di era informasi, begitu mudahnya menghubungi orang lain tapi belum tentu bisa mengubahnya, menggerakkannya.